Tuesday, 12 November 2019

3 Penyelesaian Kredit Macet Kartu Kredit Biar Nggak Dikejar Debt Collector


TOPbisnis.co.id - Bagi pengguna kartu kredit, ada banyak kemudahan yang dapat dinikmati, namun terkadang juga butuh penyelesaian kredit macet kartu kredit ketika sedang mengalami masalah finansial. Ketika memiliki kartu kredit dan segala kemudahannya, dan bahkan jika tidak tahu cara menghitung bunga pada kartu kredit, mungkin kamu bisa tergolong sebagai salah satu orang yang lepas kontrol. Karena bisa beli barang dengan cara dicicil, tidak sedikit yang punya kebiasaan impulsive buying, atau kebiasaan membeli karena mudah tergoda, mendadak pengen beli, padahal nggak butuh-butuh amat.

Nah, ketika sudah bisa beli ini dan itu, mendadak bisnis yang kamu andalkan sebagai sumber pendapatan collapse, atau merugi bahkan bangkrut. Kamu nggak bisa berbuat banyak, selain hidup jadi nggak tenang karena harus terus-terusan dikejar debt collector. Mudah-mudahan ini nggak terjadi sih, tapi kalaupun sudah terjadi, gimana sih cara penyelesaian kredit macet kartu kredit?

Biasanya, bank selalu punya kebijakan kok untuk menuntaskan permasalahan nasabahnya agar tetap membayar dan menuntaskan tagihan. Berikut beberapa penyelesaian yang seringkali ditawarkan bank.

1. Penyelesaian Kredit Macet Kartu Kredit, Re-scheduling

Rescheduling adalah penjadwalan ulang. Pada tahap ini, ini adalah tahap pertama. Biasanya, bank menawarkan penjadwalan pembayaran, juga termasuk mengatur waktu pembayaran lagi. Jadi, kamu bisa mendapatkan keringanan, mungkin dengan diperpanjang tenor pelunasannya.

Nah, kalau dengan cara yang kayak gini kamu masih belum bisa mencicil hutang dengan baik, biasanya bank bakal menyarankan tahap kedua.

2. Reconditioning 

Reconditioning dalam bahasa Inggris bermakna persyaratan ulang. Dalam tahap ini, bank bakalan merubah beberapa persyaratan atau ketentuan yang terkait dalam kartu kredit yang kamu gunakan supaya kamu nggak merasa terbebani. Misalnya, jangka waktu jadi agak longgar, jadwal pembayaran, bunga yang ditawarkan, dan lainnya. Masih nggak bisa bayar cicilan lagi? Bank juga masih menawarkan kebijakan di tahap ketiga, yaitu Restructuring.

3. Penyelesaian Kredit Macet Kartu Kredit, Restructuring 

Ini adalah tahap terakhir. Masalah yang begitu pelik sampai akhirnya pihak bank akan memberikan tahap ketiga, yaitu penataan ulang. Biasanya, suku bunga pada kartu kredit akan dikurangi, kemudian masa angsuran juga akan ditambahkan. Bahkan, bank juga akan memotong jumlah denda yang dikenakan, juga kebijakan lainnya.

Itulah tiga tahap dalam menyelesaikan kasus kredit macet pada kartu kredit. Bank menggunakan tiga tahap tersebut supaya tetap ada pembayaran yang dilakukan untuk menyelesaikan tagihan nasabah. Maka dari itu, ketika kamu punya masalah seperti kredit macet, dan kamu punya niat baik untuk menyelesaikan masalah tersebut, sebaiknya kamu langsung mengunjungi bank untuk berdiskusi mencari solusi terbaik.

Bahkan, kamu juga bisa menyewa jasa pengacara yang dapat membantu kamu untuk menyelesaikan masalah dengan kartu kredit dan cicilan. Namun, cara ini justru akan menghabiskan banyak uang.

Selesaikan Dengan Baik-Baik, Jangan Ditunda Lagi

Perlu diketahui, bahwa Bank tentu akan lebih menghargai adanya niat baik, yaitu jika nasabah memilih berdiskusi atau tidak lari dari masalah. Apalagi, kalo dikejar-kejar Debt Collector tentu nggak bakalan merasa tenang dan nyaman. Ini juga nggak mencerminkan sikap yang baik, karena memang terkesan lari dari tanggungjawab, sehingga malah membuat kamu bakalan menumpuk masalah, bukan menyelesaikannya.

Ketika mengunjungi bank, kamu juga bisa langsung ke customer service untuk meminta berbicara langsung dengan pihak bank. Ada baiknya untuk tidak memiliki urusan seperti kredit macet dengan bank. Pasalnya, kalau bank sudah kehilangan kepercayaan, maka akan sulit mengajukan pinjaman untuk kebutuhan bisnis di masa depan.

0 Response to "3 Penyelesaian Kredit Macet Kartu Kredit Biar Nggak Dikejar Debt Collector"

Post a Comment

Add your message to every single people do comment here!

Advertisemen